Programmer paling Banyak Di Cari

Perkembangan dunia IT di Indonesia dibeberapa tahun terakhir meningkat pesat. Dengan pesatnya perkembangan dunia IT di Indonesia, permintaan akan talenta dibidang ini terus meningkat. Tidak mudah memang mencari sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Banyak hal yang mempengaruhi masalah ini, salah satunya adalah tidak ada lingkungan khusus yang mempertemukan perusahaan dengan para talenta terbaik dibidang teknologi informasi. GeekHunter, creative and innovative recruitment consultant asal Bandung, Jawa Barat ini hadir untuk membantu perusahaan menemukan talenta terbaik dibidang teknologi informasi khususnya programmer.

GeekHunter merupakan salah satu konsultan perekrutan tenaga kerja bidang IT di Indonesia yang memiliki visi dan misi untuk menjadi IT talent pool nomor 1 di Asia Tenggara. GeekHunter bertujuan untuk membantu perusahaan mencari talenta yang benar-benar dibutuhkan di perusahaan masing-masing terutama programmer dan tenaga IT lainnya. Dengan jaringan yang sangat luas, GeekHunter dapat menemukan tenaga IT yang cocok untuk perusahaan anda dengan lebih cepat. Bahkan GeekHunter menawarkan garansi yang tidak dapat ditawarkan perusahaan lain, gratis pergantian tenaga kerja, atau bahkan uang kembali jika memang tidak puas dengan tenaga IT yang ditawarkan oleh GeekHunter.

Beberapa waktu yang lalu, Codepolitan berkesempatan untuk mewawancarai GeekHunter. Informasi yang kami dapatkan lewat wawancara singkat ini akan sangat bermanfaat bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan dibidang teknologi informasi. Programmer seperti apa yang dicari? Apa yang harus dilakukan oleh seorang programmer untuk mendapat perhatian perusahaan? Kesalahan-kesahalan apa yang sering dilakukan oleh programmer dalam proses melamar kerja? Semua pertanyaan itu akan terjawab. So, let’s check it out.

Programmer seperti apa yang seringkali kali dicari?

Ada beberapa hal yang selalu kami tekankan pada kandidat-kandidat kami;

  • Programmer yang mau belajar, terutama mempelajari hal-hal yang baru karena semakin banyak skill yang dia miliki maka semakin banyak dicari.
  • Loyal, banyak programmer yang hanya bekerja sebentar di satu perusahaan dengan tujuan mengejar gaji yang tinggi, tapi pengetahuan yang dia miliki minim.
  • Seorang programmer harus memiliki sikap yang baik, tidak sedikit suatu perusahaan mempekerjakan seorang programmer dengan skill yang hebat tetapi tidak di dukung dengan sikap yang baik dan akhirnya perusahaan itu memutuskan untuk mengeliminasi sang programmer.
  • Seorang programmer harus bisa berkomunikasi dengan baik tidak hanya dengan komputernya. Kebanyakan programmer di satu perusahaan bekerja dalam tim, kemungkinan buruk akan terjadi apabila tidak ada komunikasi yang baik antar anggota tim.
  • Selain komunikasi yang baik, programmer juga lebih baik didukung dengan kemampuan komunikasi dalam bahasa inggris karena tidak sedikit perusahaan dari luar negeri mempekerjakan programmer dari Indonesia.

Lulusan IT banyak setiap tahunnya, programmer banyak tapi kenapa sering kesulitan dalam merekrut seorang programmer?

Lulusan IT hanya 30% yang memutuskan untuk menjadi programmer. Programmer yang bagus tidak banyak, seperti yang telah dikatakan tadi bahwa seorang programmer harus mau belajar hal-hal yang baru dan tidak hanya mendalami 1 skill saja. Banyak perusahaan dari luar negri seperti Malaysia, Singapura dan Australia mempekerjakan programmer-programmer dari Indonesia sehingga mereka lebih tertarik untuk bekerja di luar negri daripada di Indonesia. Selain itu banyak pula programmer yang memutuskan untuk freelance atau bekerja dari rumah.

Apa yang harus programmer lakukan agar menarik perhatian perusahaan dan menjadi programmer yang dicari oleh perusahaan?

Pertama adalah profil. Dalam membuat CV seorang programmer harus memiliki profil yang baik yang mampu mendeskripsikan dirinya. Yang kedua adalah technical details, seorang programmer harus bisa menjelaskan keahlian yang dia miliki secara mendetail. Selanjutnya adalah project details, sebuah perusahaan akan melihat portofolio dalam menilai seorang programmer, maka dari itu seorang programmer yang memiliki banyak portofolio dan menjelaskan project-project itu dengan detail akan dengan mudah menarik perhatian suatu perusahaan. Hal yang harus dilakukan oleh programmer selanjutny adalah meningkatkan pengalaman. Semakin banyak pengalaman seorang programmer, semakin tinggi pula skill yang dia miliki. Kemudian yang tak kalah penting, sikap. Sebuah perusahaan akan mempertimbangkan seorang programmer dengan skill minimal tapi berkelakuan baik. Dan yang terakhir adalah ketertarikan pada perusahaan yang bersangkutan.Seorang programmer yang hendak melamar pekerjaan pada suatu perusahaan harus memperlihatkan ketertarikannya pada perusahaan tersebut.

Apa kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh programmer ketika melamar kerja?

  1. 1 general CV for all the companies, seringkali seorang programmer membuat CV yang sama untuk beberapa perusahaan yang berbeda, itu berarti mereka tidak memperlihatkan ketertarikannya kepada perusahaan tersebut.
  2. Did not prepare anything, seorang programmer yang akan melakukan wawancara sebaiknya mempersiapkan segala sesuatunya seperti CV beserta portofolio (berupa hard copy atau laptop untuk memperlihatkan project-project yang pernah dia kerjakan) dan strategi-strategi apa yang sekiranya akan dijadikan pertanyaan.
  3. Not yet doing a research about the company / have no idea about the company, sebelum mencoba untuk melamar pekerjaan sebaiknya seorang kandidat melakukan research tentang perusahaan itu sendiri.
  4. Not passionate, jangan sampai seorang programmer menunjukan kalau mereka tidak tertarik atau tidak bersemangat kepada sebuah perusahaan.
  5. Asking unreasonable salary increment, normalnya kenaikan gaji seoranga programmer 10% sampai 30% dari current salary, terkadang seorang programmer meminta kenaikan gaji yang sangat signifikan yang membuat sebuah perusahaan berfikir ulang bahkan tidak tertarik pada programmer itu sendiri.
  6. Show a big interest and enthusiasm, seorang programmer harus menunjukan kalau dia memiliki ketertarikan dan rasa antusias terhadap apa yang mereka kerjakan.

sumber : bayu agus (codepolitan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *